The Asian Architects in the Academe Assembly (AAAA) 2026

WORKSHOP KAMPUS BERDAMPAK

Workshop Kampus Berdampak telah sukses diselenggarakan pada 08–10 Desember 2025 di Kampus Pusat Universitas Mahendradatta. Kegiatan ini menjadi ruang kolaboratif untuk menyelaraskan pengembangan pendidikan tinggi dengan kebutuhan masyarakat, dunia industri, serta arah pembangunan nasional. Selama tiga hari, peserta mengikuti rangkaian materi, diskusi, dan forum interaktif yang dirancang untuk memperkuat kualitas penyelenggaraan pendidikan di lingkungan universitas.

Workshop tahun ini mengusung tema: “Melalui Workshop Berdampak Universitas Mahendradatta Tahun 2025, Kita wujudkan pendidikan tinggi yang berdampak nyata bagi masyarakat melalui peningkatan kualitas, inovasi berbasis riset, dan kolaborasi global untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045 yang terintegrasi dengan Konsep Tri Sakti Marhaenisme.” Tema tersebut menjadi fondasi bagi seluruh agenda kegiatan yang menekankan transformasi perguruan tinggi ke arah mutu, inovasi, dan relevansi sosial.

Kegiatan ini menghadirkan berbagai narasumber dari unsur akademisi, asosiasi profesi, pemangku kepentingan, mahasiswa, hingga para lulusan. Kehadiran para ahli dan praktisi ini memberikan wawasan komprehensif mengenai implementasi pendidikan tinggi berbasis Outcome-Based Education (OBE), sekaligus menjadi sarana berbagi pengalaman untuk mendukung peningkatan kualitas proses pembelajaran di Universitas Mahendradatta.

Diskusi dan sesi teknis yang berlangsung memperkaya pemahaman peserta mengenai pentingnya inovasi berbasis riset serta penguatan kolaborasi strategis, baik di tingkat nasional maupun global. Seluruh proses ini diharapkan mendorong universitas untuk terus beradaptasi dengan dinamika perkembangan pendidikan tinggi, serta memperluas kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.

Sebagai penutup rangkaian workshop, dilakukan penyerahan dokumen resmi oleh masing-masing fakultas kepada pihak Rektorat. Penyerahan ini menjadi simbol komitmen bersama dalam menerapkan hasil workshop serta memastikan keberlanjutan program Kampus Berdampak sebagai langkah nyata Universitas Mahendradatta menuju pendidikan tinggi yang progresif, berkualitas, dan berdaya saing

 

 

The Asian Architects in the Academe Assembly (AAAA) 2026

The Asian Architects in the Academe Assembly (AAAA) 2026

The Asian Architects in the Academe Assembly (AAAA) 2026 selenggarakan pada tanggal 14 sampai 15 April 2026 di United Architects of the Philippines (UAP) National Headquarters, yang berlokasi di Quezon City, Philippines.  Salah satu delegasi Indonesia yang juga merupakan Dosen Tetap Fakultas Teknik Universitas Mahendradatta, Dr. Ir. Ar. Ni Putu Suda Nurjani,S.T.,M.T.,IAI. dipercaya menjadi salah satu pemateri di dalam event ini. Acara ini bertujuan untuk menciptakan dialog dan pertukaran pengetahuan tentang transformasi pendidikan arsitektur di Asia, khususnya dalam konteks integrasi ASEAN dan model kurikulum arsitektur yang berkembang. Event ini diadakan untuk mengeksplorasi teknologi yang muncul (termasuk integrasi AI dalam desain), inovasi pendidikan pedagogi, pengembangan kurikulum, dan juga menelaah bagaimana setiap negara dapat melaksanakan konservasi bidang arsitektur di tengah gempuran teknologi AI masa kini.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pertukaran gagasan dan inovasi desain, tetapi juga ruang dialog lintas budaya mengenai masa depan arsitektur Asia. Melalui seminar, diskusi panel, pameran karya, dan forum kolaborasi, peserta diajak untuk mengeksplorasi bagaimana arsitektur dapat berperan dalam menciptakan kota yang tangguh, adaptif, dan tetap berakar pada identitas lokal.

Dalam forum ini, berbagai karya dan penelitian terbaru dipresentasikan, mulai dari konsep bangunan hijau, desain adaptif terhadap perubahan iklim, pemanfaatan kecerdasan buatan dalam proses perancangan, hingga strategi pelestarian arsitektur tradisional di tengah modernisasi. Para peserta juga membahas pentingnya peran generasi muda arsitek dalam membangun masa depan kota-kota Asia yang inklusif dan berkelanjutan.

Kehadiran delegasi dari berbagai negara memperlihatkan bahwa arsitektur tidak lagi sekadar persoalan estetika bangunan, melainkan bagian penting dari upaya membangun kualitas hidup masyarakat. Kolaborasi lintas negara menjadi kunci untuk menghasilkan solusi inovatif yang mampu menjawab tantangan urbanisasi dan lingkungan di kawasan Asia.

Penyelenggaraan Asian Architects in the Academe Assembly (AAAA) 2026 diharapkan dapat memperkuat jaringan profesional antar arsitek Asia sekaligus mendorong lahirnya gagasan-gagasan baru yang berdampak nyata bagi pembangunan kawasan. Lebih dari sekadar forum profesi, kegiatan ini menjadi simbol semangat kolaborasi Asia dalam menciptakan masa depan arsitektur yang berkelanjutan, berbudaya, dan berorientasi pada manusia