KAMPUS REFORMASI – Suasana Rapat Senat Terbuka Wisuda S1 dan S2 Unmar di GOR KONI Lila Bhuwana Denpasar

RAPAT SENAT WISUDA SARJANA KE XLIV DAN PASCA SARJANA KE IX

Setelah berhasil menjadi sorotan dihadapan Presiden RI dan Menristek RI saat ditunjuk menjadi Steering Committe ( SC ) Deklarasi Perguruan Tinggi Anti Radikalisme yang melibatkan lebih dari 3300 Rektor PTN dan PTS Se- Indonesia beberapa waktu lalu, kini Universitas Mahendradatta ( UNMAR ) kembali menorehkan sejarah dengan menggelar Wisuda Sarjana dan Pasca Sarjana. Lebih dari 356 Wisudawan S1 dan S2 hadir dengan didampingi lebih dari 1200 keluarga Wisudawan memenuhi GOR Koni Lila Bhuawana Denpasar. Ditemui disela – sela acara Dr. A. A. Ngurah Bima Wikrama, ST, M.Si ( Ketua Panitia Wisuda ) menyatakan bahwa gelaran wisuda kali ini adalah kewajiban dari pihak kampus sebagai pertanggungjawaban akademik terhadap mahasiswa yang dimana mahasiswa berhak menyandang gelar Sarjana ( untuk S1 ) dan gelar Pasca Sarjana ( untuk S2 ). “ Unmar adalah kampus swasta tertua di Bali dan Nusa Tenggara dan kita sangat kental dengan ciri khas nilai – nilai Marhaenisme Bung Karno, sehingga acara wisuda pun diwarnai dengan ciri Sukarnoisme, ini yang menjadi ideologi keilmuan yang diusung di Mahendradatta, jadi tidak hanya sekedar menamatkan sarjana atau master, tapi lebih pada bagaimana agar para lulusan Unmar mampu menjadi tokoh dan pemimpin diwilayah bidang keilmuan dan karir masing – masing. .” ungkap Turah Bima asal Puri Satria Denpasar ini. Hal senada juga disampaikan oleh Dr. Putri Anggreni, SE, M.Pd ( Rektor Unmar ) dalam sambutannya, yang menyatakan bahwa sudah sepatutnya anak – anak muda bangsa yang berhasil menjadi Sarjana dan Master sudah mulai menanamkan pemikiran untuk menjadi entrepreneur ( wira usaha ) karena dianggap mampu untuk lebih cepat membantu proses pembangunan dengan menjadi Job Creator. “ Konsepsi Entrepreneur sesungguhnya bukan  hanya menjadi milik fakultas ekonomi saja tapi sesungguhnya bisa diaplikasikan disemua jurusan ilmu. Sudah wajar lulusan Ekonomi bisa menjadi wirausaha muda dengan berani mengambil resiko ( risk taker ) untuk menjadi pebisnis. Untuk lulusan Hukum, selain nanti bisa berkarir sebagai notaris, hakim, legal drafter juga bisa menjadi pengacara. Sarjana Hukum Unmar diharapkan bisa mendirikan kantor firma hukum yang professional yang bisa mempekerjakan banyak pengacara muda serta menangani kasus – kasus internasional.  Begitu juga Sarjana Teknik Unmar bisa berkongsi membuat PT atau Firma teknik serta lembaga sertifikasi, dan tidak hanya melulu bekerja menjadi karyawan belaka dalam sebuah kantor teknik. Begitu juga dengan Sarjana Sosial Politik Unmar diharapkan mampu mendirikan Yayasan, LSM, Ormas serta mungkin lembaga pooling dan survey atau lembaga konsultasi sosial serta politik dengan sasaran lainnya juga bisa berkarir diorganisasi internasional seperti PBB, UNESCO. Pilihan karir menjadi Sarjana Sosial kan juga sangat banyak seperti bekerja di KPU, di DPRD, Bawaslu, Komisi Komisi Daerah serta lembaga partai politik. Ini visi mahasiswa Unmar bahwa kreatifitas ide adalah yang terutama dalam merancang karir dimasa depan. “ ungkap Dr. Putri Anggreni. Unmar sendiri pada akhir tahun 2017 ini akan segera meresmikan dua unit kampus dikawasan Denpasar sebagai bagian dari program Road To 60th Jubileum Mahendradatta University 2023, serta ditahun 2017 ini seluruh program Unmar telah terakreditasi 100% dengan Predikat Baik dan Terakreditasi baik untuk Fakultas Hukum, Fakultas Sosial Politik, Fakultas Teknik Industri dan Fakultas Ekonomi ( Manajemen dan Wira Usaha ) serta salah satu program mile stone Unmar kedepan adalah dengan target menjadi salah satu PTS dengan jumlah mahasiswa terbesar di Bali di level PTS. ( Humas )