KONDISI UNIVERSITAS MAHENDRADATTA DAN PERKEMBANGANNYA

Untuk mengingatkan seluruh hadirin, utamanya sivitas akademika Unmar bahwa komitmen utama dari Universitas Mahendradatta (Unmar) sebagai Universitas Sejarah adalah bagaimana lembaga ini dapat berkontribusi semaksimal mungkin terhadap upaya pembangunan Bangsa dan Negara, dan menjaga nilai-nilai Trisakti Marhaenisme yang merupakan filosofi dasar dari Universitas Mahendradatta (d/h Marhaen) yang didirikan atas cetusan ide dari Dr.Ir.Sukarno (Proklamator dan Presiden Pertama Republik Indonesia) bersama (alm) Shri Wedastera Suyasa (Pendiri Universitas Mahendradatta).

Dan arah perkembangan Universitas Mahendradatta, yang sudah diaplikasikan dalam Rencana Strategis (Renstra) Universitas dan sesuai dengan visi pendidikan nasional. Selain itu Universitas Mahendradatta sendiri pada peringatan Dies Natalis Unmar ke-46 pada tanggal 17 Januari 2009 juga telah mencanangkan sebuah cita-cita dan mimpi dari Universitas Mahendradatta bagi tanah Bali yakni : “BALI INTELEKTUAL 2020” , yang mana menjadi harapan kita bersama bahwa pada tahun 2020, target 50%+1 seluruh generasi muda Bali lulusan SMA dan SMK setiap tahunnya sudah harus mengenyam pendidikan tinggi minimal S1.

Selain itu, pada Peringatan Hari Pendidikan Nasional pada 2 Mei 2010 di Denpasar, Universitas Mahendradatta telah meluncurkan branding baru bagi Bali yakni : Bali, The Island Of Science (Bali, Pulau Pengetahuan) dan sebuah lembaga independen yakni Bali Education Watch. Pada tanggal 1 Agustus 2011 juga telah diresmikan branding : Singaraja, City of Science.

Maka untuk mencapai target itulah, Universitas Mahendradatta dalam upaya meningkatkan daya saing bangsa yang ditataran globalisasi. Universitas Mahendradatta sebagai salah satu institusi yang mengelola pendidikan tinggi senantiasa melakukan pembenahan dan perbaikan secara terus menerus berkesinambungan dengan usianya yang dewasa, disamping tetap mempertahankan komitmennya sebagai Soko Guru dari Perguruan Tinggi lainnya di Nusa Tenggara, khususnya di Bali.

Untuk itulah, Universitas Mahendradatta Bali telah melakukan Tri Dharma Perguruan Tinggi baik dalam bentuk peningkatan kualitas pendidikan/pengajaran, mengimplementasikan budaya penelitian, memaksimalkan kualitas dan kuantitas kegiatan pemberdayaan masyarakat dan kegiatan-kegiatan yang bersifat akademis lainnya dengan memanfaatkan jaringan universitas dan ikatan alumni baik di tingkat lokal, nasional dan internasional.

Dan melalui kesempatan yang baik ini, kami selaku Rektor sekaligus sebagai penanggungjawab Satuan Pendidikan Tinggi Universitas Mahendradatta, melaporkan secara singkat beberapa hal yang kiranya penting untuk diiformasikan kepada masyarakat umum yang menyangkut beberapa bidang sebagai berikut :

  1. BIDANG KESEJARAHAN ( JAS MERAH )

                Universitas Mahendradatta Denpasar didirikan pada tanggal 17 Januari 1963 berdasarkan SK Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan Nomor 104 Tanggal 9 Agustus 1962 dan dikuatkan melalui SK Presiden Pertama Republik Indonesia, Dr. Ir.Sukarno yang akhirnya berhasil diwujudkan bersama sahabat perjuangannya dalam politik yakni (alm) Shri Wedastera Suyasa. Dan sejarah mencatat bahwa akibat situasi nasional di jaman Orde Baru, akhirnya Universitas Marhaen berganti nama menjadi Universitas Mahendradatta. Dan satu hal penting yang tidak bisa dilupakan, bahwasanya (alm) Shri Wedastera Suyasa jauh sebelum mendirikan Unmar ditahun 1963 bahwa beliau turut memberikan sumbangan pemikiran serta kepercayaan dari Bung Karno, untuk ikut mendorong terbentuknya Fakultas Sastra Universitas Udayana (cikal bakal Univ. Udayana ) dan lembaga Hindu yakni Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI). Selain itu, Shri Wedastera Suyasa juga terlibat dalam sumbang saran kepada Presiden Sukarno dan menjadi tokoh Bali yang berada dibalik sejumlah proyek-proyek nasional yang didirikan di Bali diantaranya ide pendirian Rumah Sakit Sanglah di Denpasar, ide pembangunan Hotel Bali Beach di Sanur, ide landasan pacu ditengah laut bandara Tuban di Badung, ide revitalisasi Museum Lukisan di Ubud Gianyar, dan pemikiran pembangunan simbol mahakarya bangsa yakni Istana Kepresidenan RI Tampaksiring Gianyar.

Diskusi dan dialog-dialog tersebut sering dikemukakan Shri Wedastera Suyasa bersama Bung Karno di sejumlah tempat di Bali, hal ini merupakan kewajaran, karena pada saat itu, Shri Wedastera Suyasa telah menjadi ikon politik Partai Nasional Indonesia (PNI) yang menjadi pemenang Pemilu 1955 di Bali.  Dan puji syukur, akibat kedekatan sejumlah tokoh-tokoh Bali secara nyata, salah satu hasil karya yang dihasilkan adalah terbentuknya Universitas Marhaen pada tahun 1963 dan yang kini kita nikmati hasil pembangunan hingga kini.

            Dan terkait dengan turunnya izin Presiden Republik Indonesia di tahun 1962 menjadikan Universitas Mahendradatta merupakan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) pertama dan tertua di Bali bahkan salah satu yang tertua diwilayah Indonesia Timur. Universitas Mahendradatta saat ini menyelenggarakan Program Sarjana (S1) dan Program Pascasarjana (S2). Untuk Program Sarjana (S1) meliputi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik  (FISIP) program studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Hukum (FH) program studi Ilmu Hukum, Fakultas Teknik (FT) program studi Teknik Industri dan Fakultas Ekonomi (FE) program studi Ilmu Manajemen. Di tahun 2007 Universitas Mahendradatta diperkenankan menyelenggarakan Program Pasca Sarjana (S2) program studi Ilmu Hukum, konsentrasi Hukum Pemerintahan dengan terbitnya Surat Keputusan Tentang Ijin Kementerian Pendidikan Nasional RI, SK Dirjen Dikti Nomor : 2071/D/T2007 Tanggal 1 Agustus 2007.

Sejak tahun 2012, seluruh program studi di lingkungan Universitas Mahendradatta telah terakreditasi mayor B. Kemudian tahun 2014, telah turun  Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional (BAN–PT) Nomor :  250/SK/BAN PT/Akred/PT/VII/2014 Tentang Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) tanggal 19 Juli 2014 yang memutuskan bahwa Universitas Mahendradatta Bali telah resmi terakreditasi. Unmar merupakan PTS nomor 2 yang telah terakreditasi institusi dari 54 PTS dari Kopertis Wilayah VIII Bali Nusra, sampai saat ini baru 20 PTS yang terakreditasi.

Tahun 2015 Program Pasca Sarjana (S2) Ilmu Hukum telah mendapatkan Akreditasi Nasional (BAN-PT) dengan Nomor : 503/SK/BAN-PT/Akred/M/V/2015 tanggal 30 Mei 2015. Dengan 100% akreditasi, maka keberadaan dan kualitas Universitas Mahendradatta disamakan dengan Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

  1. BIDANG FILOSOFI

                Di Indonesia dari sekian banyak Perguruan Tinggi yang menggunakan simbol sejarah, hanya Universitas Mahendradatta yang dengan gagah berani mencantumkan nama seorang tokoh perempuan Indonesia, yakni seorang Ratu, seorang Ibu yakni Ratu Mahendradatta yang merupakan permaisuri Raja Bali Prabu Udayana. Ini merupakan satu kebanggaan bahwa Universitas Mahendradatta adalah sebuah Perguruan Tinggi dijiwai oleh nilai-nilai feminisme yang diharapkan akan melahirkan para intelektual bangsa sebagaimana sejarah mencatat bahwa dari rahim seorang ibu suci Ratu Bali Mahendradatta yang akhirnya melahirkan Prabu Airlangga yang kita kenal sebagai sosok yang menyatukan Jawa Dwipa dan Bali Dwipa sekaligus cikal bakal Kerajaan Majapahit, salah satu kerajaan Hindu terbesar di dunia.

                Terlebih dalam simbol Universitas Mahendradatta terdapat lambang relief dari Dewi Durga yang diambil dari situs peninggalan Bali Kuno yakni Situs Durga Kutri di Pura Bukit Dharma di Gianyar. Dalam Itihasa Mahabrata disebutkan bahwa Dewi Durga adalah penguasa zaman kali. Bahkan dalam sejarah dicatat, tidak akan ada perjuangan apapun yang bisa dimenangkan oleh manusia tanpa mendapatkan restu terlebih dahulu dari Dewi Durga sebagai Dewi Mahakali. Sehingga dengan filosofi tersebut, setidaknya Universitas Mahendradatta telah melakukan sebuah kewajiban besarnya yakni eling pada sejarah, eling pada leluhur dan eling kepada Sistem Ketuhanan Yang Maha Esa.

  1. BIDANG PENGEMBANGAN AKADEMIK PARA DOSEN

Dalam upaya peningkatan pengembangan tingkat akademik para dosen, hal ini dilakukan dengan menghadirkan dosen-dosen dari PTN (akademisi) dan para praktisi (profesi) yang terkait dengan keilmuannya. Universitas Mahendradatta sebagai PTS Pertama di Bali dan Nusa Tenggara tetap mengaplikasikan ketentuan Undang-Undang Nomor : 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas), Undang-Undang Nomor : 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi (Dikti). Secara konsisten dengan konsep-konsep yang jelas untuk mewujudkan visi dan misi, menuju PTS yang mandiri dan berkualitas. Ini terbukti dosen-dosen Unmar sudah meningkatkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi, Dosen Dpk Kopertis dan Yayasan kini sudah 100% berkualitas S2 dari berbagai bidang disiplin ilmu. Diantaranya dosen Dpk dan yayasan sudah menyandang gelar S3 (doktor) dan beberapa dosen dalam proses Guru Besar.

Dan saat ini terdapat dosen-dosen Unmar yang sedang mengikuti program Doktor (S3) yaitu :

  1. I Gst Ayu Sri Wichaya Gangga Dewi W.S, SH, MKn (Program Doktor Hukum, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya)
  2. Drs Jovie Ventje Mokalu, MM (Program Doktor Ekonomi, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya)
  3. I Made Mandi Widhiana, SH, MH (Program Doktor Hukum Universitas Udayana, Bali)
  4. Shri I Gst Ngrh Wira Wedawitry W.S, Ssos, SH, MH (Program Doktor Manajemen Pemerintahan, Universitas Satyagama Jakarta)

Selain itu pada akhir tahun 2014, Unmar telah melahirkan seorang Doktor Kajian Budaya, DR I Nyoman Sudipa, ST, Msi dengan disertasi berjudul “Kemiskinan Dalam Pengembangan Industri Pariwisata Di Kelurahan Ubud” yang telah lulus dari Universitas Udayana Bali.

                        Untuk mendukung kegiatan Fakultas Universitas Mahendradatta dan sebagai konsekuensi akan semakin meningkatkan jumlah mahasiswa, kegiatan penelitian dan aktivitas lembaga sayap Universitas Mahendradatta melakukan perekrutan dan melantik dosen, asisten dosen, hingga sekarang jumlah dosen, asisten dosen di Universitas Mahendradatta sebagai berikut :

KRITERIA DOSEN JUMLAH
Dosen Kopertis (Dpk) 11 orang
Dosen Yayasan 45 orang
Dosen Peneliti – Asisten Dosen (Tahap I-XI) 100 orang
TOTAL DOSEN, ASDOS, DOSEN PENELITI 156 orang

  1. BIDANG TRI DHARMA PERGURUAN TINGGI
  2. BIDANG PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN

              Salah satu tujuan dari setiap Perguruan Tinggi adalah menciptakan lulusan terbaik para sarjana dan para magister yang nantinya dapat menjadi generasi Indonesia yang unggul dan dapat memperkuat daya saing bangsa. Amanat tersebut berupa konsep yang memerlukan jabaran stategi dan operasional yang lebih rinci untuk dapat dilaksanakan di setiap perguruan tinggi secara bertahap, berjenjang dan berkesinambungan sesuai dengan visi perguruan tinggi.

              Kegiatan proses belajar mengajar dan akademik di lakukan di Kampus Pusat Unmar di Jalan Ken Arok No.12 Denpasar.

  1. BIDANG PENELITIAN

Universitas Mahendradatta pada tahun 2017 dalam upaya mengembangkan Bidang Penelitian yang merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, telah melaksanakan sejumlah kegiatan yang berhubungan dengan bidang penelitian baik internal maupun eksternal :

  1. Unmar mewajibkan seluruh dosen-asisten dosen untuk membuat Jurnal Ilmiah sebagai syarat untuk mendapatkan jam mengajar dari fakultas.
  2. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Pusat Unmar mengadakan kegiatan rutin Pekan Ilmiah Mahasiswa (PIM) yang diselenggarakan usai Ujian Akhir Semester (UAS).
  3. Unmar secara intens mengirimkan sejumlah dosen, para peneliti lembaga sayap dan mahasiswanya untuk mengikuti pelatihan-penelitian yang diadakan sejumlah lembaga baik sekala lokal, nasional dan internasional.
  4. Mahendradatta University Press menjadi salah satu bagian dari lembaga dalam percetakan buku dan literature untuk kepentingan kampus.
  5. Untuk pertama kalinya sejak Unmar didirikan Unmar berhasil menjadi satu satunya perguruan tinggi swasta di Bali yang menerbitkan Jurnal International yakni Bali Prajna yakni jurnal untuk Bahasa Sansekerta bekerjasama dengan Bali Sanskrit Institute. Ini melengkapi Jurnal Ilmiah FISIP, FT, FH, FE dan Jurnal Ilmiah Mahasiswa yang sudah terbit sebelumnya dan telah memiliki ISSN.
  6. Direkrutnya sejumlah dosen peneliti yang tergabung dalam Lembaga Penelitian dan Riset ( LPR ) dengan fokus utama terkait dengan orientasi dana hibah.
  7. Pada tahun 2014-2017 LPR dan Mahendradatta University Press berhasil menerbitkan beberapa buah buku yakni Buku Luh Sugianitri ( Saksi Hidup Masa Masa Kudeta Presiden Sukarno, Kisah Wanita Bali di Lingkaran Istana), Hindu di Bumi Blambangan (Sejarah, Islamisasi, Eksistensi Majapahit, dan Situs-Situs Hindu di Bumi Blambangan), Sejarah Pura Durga Kutri (Simbol Kedigjayaan Ratu Mahendradatta Bali), Hindu Tengger (Sejarah dan Eksistensi Adat Hindu Tengger dan Kontribusinya pada Kedaulatan Hindu Nusantara), Buku Desa Tua Di Utara Bali yakni Sidatapa, Cempaga, Tigawasa, Pedawa dan Desa Trunyan (Eksistensi Peradaban Bali Mula), Hindu Di Bumi Blambangan ( Sejarah, Islamisasi, Eksistensi Majapahit, dan Situs – situs Hindu di Bumi Blambangan ), Simbol Sejarah Kejayaan Hindu Budha Di Bumi Aceh, Desa Tenganan “ Eksistensi Peradaban Bali Mula Di Timur Pulau Seribu Pura “, Pura Mandira Seta Baluwarti Kraton Surakarta ( Pendidikan Karakter Melalui Realisasi Tri Hita Karana Dan Nilai Pancasila ), Tamil – Karo Sejarah Dan Eksistensi Peradaban Hindu Di Sumatera Utara.
  8. Unmar menjadikan SMP Suter Kintamani Bangli dan SMA Gurukula Bangli sebagai LAB SCHOOL Unmar.
  9. Lembaga Sayap Unmar secara rutin setiap bulan mengadakan kegiatan seminar, workshop, sosialisasi dan melakukan penyuluhan ke daerah-daerah di seluruh Kabupaten di Bali.

 

 

  1. BIDANG PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Adapun keterlibatan Unmar secara signifikan terhadap sumbangan pemikiran pada Bali dan Indonesia yang disebut sebagai GAGASAN NASIONAL DAN INTERNATIONAL yakni :

Tahun 2014

  1. Unmar mengadakan Job Fair dan Pameran Prestasi LP2M.
  2. Pada tahun ajaran baru 2017, Unmar bekerjasama dengan donator dan Badan Dana Punia Hindu Nasional (BDPHN) memberikan beasiswa mahasiswa S1 dari seluruh Indonesia senilai Rp 41 Milyar.
  3. Unmar beserta Universitas Muhammadyah Palangkaraya bekerjasama dengan Hawaii University menjadi co-host acara 1st International Community  College USA – Indonesia Conference 2014 yang mendatangkan para pakar akademi komunitas dari Amerika Serikat.
  4. Unmar berhasil meraih izin penyelenggaraan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Angkatan III untuk Calon Advokat
  5. Unmar bersama Universitas Tarumanegara, Jakarta menyelenggarakan Seminar Nasional Manajemen dan Industri IX di Bali
  6. Unmar bekerjasama dengan Kementrian Koordinator Politik Hukum Keamanan RI dalam acara Seminar di Kodam IX Udayana.
  7. Unmar turut berperan sebagai konseptor program The President Soekarno Heritage List.
  8. Unmar turut berperan serta dalam pendirian wadah The Hindu Centre di sejumlah yakni The Hindu Center Of Mamasa, Sulawesi Barat, Jawa Barat, Madura, Riau, Sulawesi Utara
  9. Unmar bersama APTISI dan Forum Rektor menyatakan penolakan terhadap Reklamasi Tanjung Benoa.
  10. Unmar–Kehadiran sejumlah pejabat tinggi dan tokoh nasional ke Kampus Univ.Mahendradatta Bali dalam rangka menyongsong 50 Tahun Jubileum Emas Mahendradatta selama tahun 2014-2015 yakni:
  11. Unmar-Susilo Bambang Yudhoyono ( Presiden RI Ke-6 )
  12. Unmar-Mr. Stuart Scoot (Deputy Director General IESCO)
  13. Unmar-Prof. Dr. Armida Salsiah Alisjahbana, SE, MA
    ( Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional )
  14. Unmar-Ir. M. Hatta Rajasa (Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI)
  15. Unmar-Dr. H. C. Dahlan Iskan ( Menteri BUMN RI )
  16. Unmar–Ir M. Hatta Rajasa ( Menteri Perekonomian RI )
  17. Unmar-Ir. H. Azwar Abubakar, MM ( Menteri PAN-RB RI)
  18. Unmar-KH Sholahuddin Wahid ( Adik KH Abdurrahman Wahid, Presiden RI Ke-4 )
  19. Unmar-Joko Suyanto ( Menkopolhukam RI )
  20. Unmar–Prof. M.Nuh ( Menteri Pendidikan Nasional RI )
  21. Unmar–Dipo Alam ( Sekretaris Kabinet RI )
  22. Unmar–Duta Besar India
  23. Unmar–Duta Besar Mesir
  24. Unmar–Duta Besar Amerika Serikat

Tahun 2015

  1. Unmar–Rachmat Gobel (Menteri Perdagangan RI)
  2. Unmar–Ir. H.M. Ridwan Hisjam (Komisi X DPR RI)
  3. Unmar–Imam Nahrawi,S.Ag (Menpora RI)
  4. Unmar–Abdul Al Rahim Al Siddig (Duta Besar Sudan)
  5. Unmar–Ibu Megawati Soekarnoputri (Putri Proklamator RI)
  6. Unmar–Irman Gusman (Ketua DPD RI)
  7. Unmar–Ratu Kanjeng Hemas (Wakil Ketua DPD RI)
  8. Unmar–Drs. H. Hardi Selamat Hood (Komite III DPD RI)
  9. Unmar–Mr Fuchino, Japan (Global Education Communication Technology-GLECT)

  1. BIDANG PRASARANA & SARANA
  2. Disamping itu Universitas Mahendradatta bekerja sama dengan Yayasan Kepustakaaan Bung Karno (YKBK) dan Yayasan Pengkaderan Nasional Shri Wedastera Suyasa (YPNSWS) masih tetap mempertahankan tradisi sebagai salah satu perpustakaan Bung Karno yang terlengkap di Indonesia.
  3. Dalam wujud fisik, Universitas Mahendradatta telah berhasil menambah sejumlah sarana dan prasarana penduk kegiatan dan proses belajar mengajar Universitas

  1. BIDANG KEMAHASISWAAN

                 Pemikiran kemahasiswaan di bidang penilaian, kami lakukan kedepan untuk membentuk UKM di bidang olah raga seni, budaya agama dan jurnalistik. Dan astungkara, Badan Eksekutif Mahasiswa ( BEM) Universitas Mahendradatta kini di kenal sebagai BEM yang paling aktif di Bali bahkan melebihi BEM di Perguruan Tinggi Negeri. Hal ini dengan tingginya tingkat partisipasi dan penyelenggaraan acara bekerjasama dengan jejaring universitas. Berdasarkan data  ditahun 2014, jumlah kegiatan yang diadakan oleh BEM adalah lebih dari 152 buah kegiatan per-tahun yang berarti bahwa BEM UNMAR melaksanakan atau berpartisipasi kegiatan kemasyarakatan minimal 2 kali dalam 1 minggu. Pengakuan atas prestasi BEM UNMAR ini datang dari para komponen masyarakat baik pemerintah, LSM atau NGO serta jejaring baik dalam adapun luar negeri.

                 Adapun sejumlah prestasi menonjol dari bidang kemahasiswaan  ditahun 2015 di bawah pembinaan Wakil Rektor III adalah (selektif) :

  • BEM unmar berhasil mengirimkan 100 orang mahasiswa untuk mengunjungi 5 istana kepresidenan republik Indonesia dalam program nasional 12th national overland program 2015
  • Unmar menyerahkan 1108 Kitab Suci Bhagawad Gita kepada komponen Hindu termasuk ke Panti Asuhan Hindu diseluruh Bali
  • Unmar pertahun melaksanakan Tirta Yatra ke Tengger, Pura Mandara Giri, dan Alas Purwo sebanyak 202 Mahasiswa.
  • Unmar juara II Olimpiade Akuntansi Se-Jawa, Bali dan Lombok

 

  1. BIDANG INTERNASIONAL
  2. Dalam bidang internasional, Universitas Mahendradatta secara rutin menyelenggrakan kegiatan seminar dan kajian dengan melibatkan praktisi dan tokoh berbagai latar belakang dari manca negara. Dan pada tahun 2015 ini telah menghadirkan para narasumber dari India, Jepang, USA
  3. Adapun sejumlah kegiatan Internasional yang di selenggarakan dan diikuti oleh Universitas Mahendradatta diantaranya (Selektif) di 2014-2015 :
  • Menerima delegasi dari University Of Arkansas USA
  • Menerima delegasi dari William J Clinton (Presidential Center Arkansas)
  • Kunjungan ke National Flight Academy NFA, AS
  • Kunjungan Ke Blaremnt Graduate School At Claremont Lincoln University Of California
  • Menghadiri Pertemuan Diplomasi Dengan Konsul Jendral Jepang
  • Menghadiri Pertemuan Diplomasi Dengan Duta Besar Venezuela dalam rangka The 203rd Annivesary of The Independence of Bolivarian Republic Of Venezuela.
  • Unmar dipercaya sebagai co-host World Conference “Educational Technology Conference (ETWC) di Tahun 2016, yang berpusat di USA.

  1. PENGHARGAAN/PRESTASI UNTUK UNMAR

Hingga tahun 2015, Universitas Mahendradatta telah mengumpulkan sejumlah penghargaan yakni :

  1. Doktor Termuda di Indonesia, Bidang Manajemen Pemerintahan, usiaa 27 tahun 3 bulan (pria) dan 27 tahun 8 bulan (wanita), penghargaan MURI
  2. Member World Private Education Organization ( COMEP ) dari Argentina
  3. Gelar kehormatan Amerika Serikat dari Pensacola Florida untuk Rektor Unmar
  4. Penghargaan Kampus Bebas Narkoba dari BNN Provinsi Bali.
  5. Rektor Unmar menerima penghargaan “The Best Choice in Education and Tutoring Program of The Year”
  6. Unmar sebagai “Best 10 Trusted Education Institution Tahun 2014”
  7. Anugrah APTISI, Kampus Tanpa Rokok, Predikat Maju (skala Nasional), tahun 2015.
  8. Rektor Unmar sebagai Pimpinan PTS yang mendapatkan sertifikat nol kilometer di Pulau.
  9. Gelar Kehormatan AS dari Pensacola Florida untuk Rektor Unmar
  10. Rektor Unmar meraih penghargaan Swami Vivekananda Award dari Vivekanda Spirit Indonesia).
  11. Rektor Unmar sebagai Asesor Kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP)
  12. Unmar meraih Rekor MURI sebagai PTS di Indonesia yang dikunjungi 7 Menteri Kabinet dalam jangka waktu 317 hari.
  13. Unmar meraih Rekor MURI Dalam Memperingati Hari Yoga Sedunia berkerjasama dengan Konsul India, TSC dan DPD RI

 

 

  1. PENGEMBANGAN KELEMBAGAAN

Unmar sampai saat ini memiliki 5 (lima) program studi yaitu :

  1. Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik (FISIP), Program Studi Ilmu Administrasi negara, jenjang S1
  2. Fakultas Hukum, Program Studi Ilmu Hukum, jenjang S1
  3. Fakultas Teknik, Program Studi Teknik Industri, jenjang S1
  4. Fakultas Ekonomi, Program Studi Manajemen, jenjang S1
  5. Program Studi Magister Hukum, konsentrasi Hukum Pemerintahan, jenjang S2

Ke-5 program studi diatas telah terakreditasi, begitu juga dengan Institusi telah terakreditasi BAN-PT

Unmar dalam pengembangannya, telah mengajukan Pembukaan Program Studi baru Ke Dikti (dalam proses), sebanyak 7 (tujuh) program studi, yaitu :

  1. Program Studi Magister Manajemen, jenjang S2
  2. Program Studi Magister Ilmu Administrasi, jenjang S2
  3. Program Studi Akuntansi, jenjang S1
  4. Program Studi Kewirausahaan, jenjang S1
  5. Program Studi Teknik Lingkungan, jenjang S1
  6. Program Studi Teknik Arsitektur, jenjang S1
  7. Program Studi Teknik Sipil, jenjang S1

Unmar telah membentuk Lembaga Sayap yaitu :

  1. Pusat Kajian Perempuan & Adat
  2. Pusat Kajian Anti Korupsi (PUKAT)
  3. Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Research & Development
  4. Lembaga Bantuan Hukum (LBH)
  5. Pusat Kajian Pengembangan Reformasi Demokrasi, Sosial Politik dan Ilmu Pemerintahan
  6. Badan Kajian dan Pengembangan Bahasa Inggris
  7. Badan Kajian dan Pemberdayaan Ekonomi Pariwisata Spritual dan Bahari
  8. Badan Kajian, Konsultasi dan Pengembangan Teknik Industri, Komunikasi dan Informatika.
  9. Badan Informasi Hak Cipta dan Paten
  10. Badan Kajian Akuntansi, Perbankan dan Perpajakan
  11. Badan Kajian Psikologi, Organisasi dan Manajemen SDM
  12. Badan Kajian Manajemen Transportasi Darat, Laut dan Udara