PEMERINTAH INDIA KIRIMKAN PROFESOR KE BALI SANSKRIT INSTITUTE – UNMAR

INTERNASIONAL – Dr. Putri Anggraeni, SE,M.Pd ( Rektor Unmar ), Didampingi IGA Dewi Wastu Manggala,S.Sos,MH ( Yayasan Mahendradatta ) Menyaksikan Penandatangan MOU dengan Konsul General Indian RO Sunil Babu di Kampus Unmar

MAHENDRADATTA LUNCURKAN JURNAL SANSEKERTA INTERNASIONAL

Kerjasama lanjutan antara Universitas Mahendradatta Bali dengan Pemerintah Republik India melalui ICCR kembali dilanjutkan. Setelah selama tiga tahun mendapatkan bantuan professor asal Utkal University Of India untuk mengabdi di Unmar, kini pada 2017, pemerintah India kembali akan mengirimkan ahli Sansekerta untuk mendidik generasi muda Bali khususnya dibidang Sansekerta. Demikian diungkap oleh Dr. Putri Anggraeni, SE, M.Pd ( Rektor Univ. Mahendradatta ) disela – sela penandatangan MOU dengan pihak Kedutaan Besar India di Kampus Pusat Unmar. “ Kita senang bahwa pemerintah India melanjutkan kerjasama mutual ini. Ini membanggakan dan meneguhkan bahwa Unmar adalah PTS sejarah yang memiliki program konkrit dengan internasional, tidak semata – mata hanya seremonial MOU saja. Dan kami berpengalaman dengan hal ini. Dan saya yakin Bali Sanskrit Institute yang didirikan oleh Unmar akan menjadi lembaga strategis untuk membantu melestarikan bahasa Sansekerta, apalagi Bali sebagai pulau yang dijiwai oleh agama Hindu. Kita siap sambut dengan baik. Dan kami akan segera membuat kelas Sansekerta.” ungkap Rektor Unmar, Dr. Putri Anggraeni. Ia juga menambahkan bahwa Jurnal Internasional Sansekerta Unmar yakni BALI PRAJNA akan diluncurkan dan akan menjadi Jurnal Internasional kebanggaan dari Unmar. “ Program Jurnal Bali Prajna yang merupakan kerjasama dengan Mahendradatta University Press, program kelas Sansekerta, sosialisasi nilai – nilai Sansekerta pada komunitas – komunitas di Bali akan terus dijalankan. Dan jangan lupa, Unmar didirikan oleh Presiden Sukarno, founding father yang menggandrungi Sansekerta. Kedepan Konferensi Nasional Sansekerta juga kita akan adakan di Bali. “ ungkap Rektor Unmar. Hal senada juga diungkap oleh Ketua Umum Yayasan Mahendradatta, Shri I Gusti Ngurah Wira Wedawitry WS,S.Sos,SH,MH disela – sela pertemuan dengan delegasi India. “ Pihak yayasan tentu akan mendukung infrastruktur dari pembangunan center Sansekerta ini. Ini akan menjadi miles stone bagi Unmar yang tahun ini berusia 54 Tahun. Semua target untuk Jubileum 60 Tahun Emas Unmar akan segera kita dorong. Yayasan sangat mendukung upaya Divisi Internasional Unmar untuk terus melakukan kerjasama dengan pihak internasional. Dalam waktu dekat Unmar akan membuka kerjasama Bahasa Prancis dan Bahasa China. Nanti semua mahasiswa baru ditahun 2017 akan mendapatkan kurikulum tersebut. “ ungkap Turah Wira Weda.