MAHASISWA UNIVERSITAS MAHENDRADATTA IKUTI SEMINAR KEKERASAN PADA PEREMPUAN

Foto bersama: Panitia LBH APIK BALI dengan Mahasiswa Universitas Mahendradatta 

Kegiatan seminar yang diadakan di Aula IHDN Denpasar dihadiri oleh perwakilan Badan Eksekutif  Mahasiswa dari setiap Kampus yang ada di Bali.  Acara seminar yang di adakan oleh Lembaga Bantuan Hukum Asosiasi Perempuan Untuk Keadilan, yang memiliki tujan untuk melindung perempuan dan anak perempuan dari tindak kriminal dan sikap kesewenang-wenangan. Kegiatan seminar sengaja di buat berbeda dari kegiatan acara seminar pada umumnya karena dalam seminar ini materi di sampaikan melalui lagu yang memiliki makna bahwa perempuan berhak untuk dilindungi. Acara seminar ini membahas tentang perempuan terhadap perempuan dan anak perempuan yang terus meningkat setiap tahunnya acara ini di adakan untuk memperingati 16 hari kekerasan terhadap perempuan dan Dunia telah memperingati 7 moment untuk mengahapus kekerasan terhadap perempuan di seluruh Dunia. Kampanye 16 hari anti kekerasan terhadap perempuan dan anak perempuan merupakan cara untuk mengurangi kasus-kasus kekerasan pada perempuan. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia telah mencatat bahwa pada tahun 2017 ini ada sebanyak 1600 kekerasan terhadap perempuan dan anak perempuan, bahkan setiap tiga bulannya dari bulan Agustus sampai Oktober sudah terjadi 367 kasus terhadap perempuan dan anak perempuan terutama dalam kasus pelecehan seksual. Dengan adanya kegiatan seminar anti kekerasan terhadap perempuan dan anak perempuan maka di harapkan kasus kekerasan terhadap perempuan akan berkurang dan perempuan semakin mendapatkan perlindungan dan haknya.