LAUNCHING BUKU BEDUGUL HASIL PENELITIAN DOSEN UNIVERSITAS MAHENDRADTTA BALI

Foto bersama Rektor Universitas Mahendradatta dan Kepala Desa Candi Kuning

SEJARAH BEDUGUL TONGGAK KEBANGKITAN HINDU DI BALI

Universitas Mahendradatta Bali kembali mengadakan peluncuran buku hasil penelitian Dosen Universitas Mahendradatta Bali di Desa Candi Kuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan. Acara peluncuran buku yang berjudul “Sejarah Bedugul Tonggak Kebangkitan Hindu Di Bali” diawali dengan laporan ketua panitia yaitu Anak Agung Gede Putra arjawa SH, MH dan dihadiri oleh I Made Mudita selaku Kepala Desa Candi Kuning, Nyoman Suta selaku Ketua BDP Desa Candi Kuning, Jero Bendesa Adat Se-Desa Candi Kuning, serta Tokoh Masyarakat yang pada hari itu diwakili oleh I Gusti Ngurah Agung Arta Negara. Rektor Universitas Mahendradatta Putri Anggreni, SE, M.Pd turut hadir dan memberikan Buku Bedugul kepada masyarakat. Masyarakat Desa Candi Kuning sangat antusias dengan adanya kegiatan peluncuran Buku Bedugul hasil penelitian Dosen Universitas Mahendradatta. Buku ini menceritakan tentang sejarah Bedugul dimana Bedugul yang dulunya bernama “Bedogol” dengan awal ketika seorang Raja sedang mandi di Danau Beratan dan dilihat oleh warga sekitar. Di kawasan wisata Bedugul terdapat tiga danau yaitu Danau Beratan, Danau Buyan, dan Danau Tamblingan. Danau Beratan adalah Danau yang pertama dilalui dengan jarak 300 meter dari Kebun Raya Bedugul. Danau ini berada disebelah kanan jalan bila menuju Singaraja, terdapat sebuah Pura Ulun Danu di Danau Beratan. Dihalaman depan Pura tepatnya sebelah kiri Pura Ulun Danu Beratan terdapat sebuah sarkopagus dan papan batu yang diteliti berasal dari zaman megalitik, sekitar 500 tahun SM. Banyak kisah tentang para Raja terdahulu sehingga Bedugul dikatakan sebagai tonggak kebangkitan Hindu di Bali,  dalam lontar Babad Mengwi menguraikan bahwa I Gusti Agung Putu yang merupakan pendiri Kerajaan Mengwi mendirikan sebuah Pura di pinggir Danau Beratan. Semenjak pendirian pura tersebut, termasyurlah Kerajaan Mengwi hingga sekarang Pura Ulun Danu menjadi salah satu tempat wisata di Bedugul yang sering dikunjungi wisatawan. Semoga dengan adanya buku hasil penelitian karya Dosen Universitas mahendradatta banyak orang yang mengetahui tentang Sejarah Bedugul yang sebenarnya, sehingga banyak wisatawan yang berkunjung ke Obyek Wisata Bedugul.