GANDENG HINDU CENTER TENGGER, BEM UNMAR KIRIM 100 MAHASISWA

Satyagraha-Rombongan Tirta Yatra Mahasiswa Universitas Mahendradatta di depan patung Patih Gajah Mada di Madakaripura Probolinggo Jawa Timur

MAHASISWA UNMAR BANTU PEMBANGUNAN PENYENGKER PURA MADAKARIPURA

Sebagai bentuk kepedulian terhadap Hindu Nusantara, Mahasiswa Universitas Mahendradatta kembali melaksanakan kegiatan tahunan untuk mendukung pelestarian Budaya Nusantara tersebut. Budaya luhur yang sampai saat ini masih dilestarikan oleh suku Tengger salah satunya adalah upacara Kasada/ Hari Raya Yadnya Kasada, masyarakat sekitar gunung Bromo familiar menyebutnya dengan Kasodoan atau upacara Kasodo. Upacara Kasada atau Kasodo yaitu suatu upacara adat suku Tengger yang dilakukan setiap tahun sekali (penanggalan agama Hindu Tengger) yaitu ketika memasuki bulan Kasada dan tepatnya pada hari ke 14 . Upacara Yadnya Kasada berupa pemberian sesajen untuk sesembahan kepada Sang Hyang Widhi Wasa dan para leluhur suku Tengger (Dewi Roro Anteng dan Joko Seger). Lokasi upacara adat suku Tengger ini digelar di Pura Luhur Poten, tepat di lautan pasir Bromo dan dekat dengan kaki Gunung Bromo. Menurut ketua panitia tirtayatra Putu Aditya Adiguna “ Kegiatan ini merupakan tugas kita selaku generasi muda Hindu untuk tetap eksis melaksanakan tradisi leluhur tersebut, kami setiap tahun mengikuti kegiatan Kasodoan ini, dan ini kali ketiga kami mengikutinya walaupun keadaan gunung Bromo sedang erupsi, namun tidak pernah menghalangi niat kami untuk sembahyang pada Leluhur Nusantara”. Setelah melakukan perjalanan dari Bromo, rombongan Mahasiswa Universitas Mahendradatta melanjutkan ke Madakaripura, yaitu sebuah sanggar pamujan tempat dimana ada kewajiban setiap upacara Kesada, Umat Hindu Tengger mengambil (mendak) tirta dari mata air di    tempat tersebut. Di sanggar pamujan ini juga terdapat patung Gajah Mada dan di percaya sebagai tempat Patih Gajah Mada Moksa. “Kini disekeliling sanggar tersebut telah di bangun tembok penyengker, hal ini berkat bantuan dari Senator DPD RI asal Bali DR Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, SE, (M.Tru), M.Si, berkat Beliau, Pembangunan Pura yang dulunya sudah ada menjadi semakin sempurna”, Ungkap Sudaryanto Umat Hindu Suku Tengger yang juga salah satu pengurus The Hindu Center Tengger Jawa Timur tersebut.